Powered By Blogger

Senin, 03 Juni 2013

ANALISIS LAPORAN KEUANGAN COMMON SIZE





PT INDOFOOD SUKSES MAKMUR Tbk
DAN ANAK PERUSAHAAN
NERACA COMMON SIZE
31 Desember 2008 dan 2007
(Disajikan dalam Persen)


AKTIVA
2008
2007
Aktiva Lancar


Kas dan setara kas
10,78
15,27
Investasi jangka pendek
1,57
0,76
Piutang Usaha bersih


Pihak ke tiga
5,27
6,80
Pihak yang mempunyai hubungan istimewa
0,43
0,38
Bukan Usaha


Pihak ke tiga
1,02
0,49
Pihak yang mempunyai hubungan istimewa
0,24
0,28
Persediaan Bersih
15,30
14,04
Uang muka dan jaminan
0,67
0,80
Pajak dibayar di muka
1,16
0,54
Beban tanaman ditangguhkan
0,15
0,09
Biaya dibayar di muka dan aktiva lancar lainnya
0,23
0,25
Jumlah aktiva lancar
36,87
39,75



Aktiva Tidak Lancar


Tagihan pajak penghasilan
0,20
0,16
Piutang plasma - bersih
1,01
0,79
Aktiva pajak tangguhan - bersih
0,57
0,56
Penyertaan jangka panjang dan uang muka untuk pembelian investasi
0,41
0,06
Tanaman perkebunan


Tanaman menghasilkan – setelah dikurangi akumulasi amortisasi
9,13
11,12
Tanaman belum menghasilkan
4,02
5,04
Aset tetap - setelah dikurangi akumulasi penyusutan
24,21
27,49
Beban ditangguhkan - bersih
1,42
1,60
Goodwill - bersih
11,32
10,35
Aktiva tidak berwujud - bersih
6,56
0,00
Aktiva tidak lancar lainnya
4,22
3,03
Jumlah Aktiva Tidak Lancar
63,13
60,25



Jumlah Aktiva
100,00
100,00







KEWAJIBAN DAN EKUITAS
2008
2007
Kewajiban Lancar





Hutang bank jangka pendek dan cerukan
19,28
19,30
Hutang “trust receipts”
5,43
4,05
Hutang  Usaha


Pihak ketiga
6,1861
5,93
Pihak yang mempunyai hubungan istimewa
0,16
0,23
Bukan usaha


Pihak ketiga
1,15
1,700
Pihak yang mempunyai hubungan istimewa
0,52
0,41
Beban masih harus dibayar
2,78
4,00
Hutang pajak
1,51
1,67
Pinjaman jangka panjang yang  jatuh tempo dalam waktu  satu tahun


Hutang obligasi - bersih
2,46
4,12
Hutang bank
1,53
1,91
Hutang sewa
0,02
0,02
Jumlah Kewajiban Lancar
41,07
43,38



Kewajiban Tidak Lancar


Pinjaman jangka panjang - setelah  dikurangi bagian yang jatuh  tempo dalam waktu satu tahun


Hutang bank
13,14
2,31
Hutang obligasi - bersih
5,02
9,96
Hutang sewa
0,02
0,02
Jumlah pinjaman jangka panjang
18,18
12,31
Kewajiban pajak tangguhan - bersih
4,76
5,11
Estimasi kewajiban imbalan kerja
2,47
2,45
Kewajiban tidak lancar lainnya
0,25
0,00
Jumlah Kewajiban Tidak Lancar
25,68
19,86
Goodwill - bersih
0,01
0,01
Hak minoritas atas aktiva bersih anak perusahaan
11,77
12,58



EKUITAS


Modal saham - nilai nominal Rp100 per saham


Modal dasar - 30.000.000.000 saham
Modal ditempatkan dan disetor penuh
2,21
3,17
Agio saham
3,78
3,97
Selisih nilai transaksi restrukturisasi antara entitas sepengendali
-2,93
-3,54
Laba yang belum terealisasi atas investasi efek - bersih
0,46
0,51
Selisih perubahan ekuitas anak Perusahaan
3,97
5,42
Selisih kurs atas penjabaran laporan keuangan
0,49
0,09
Modal proforma
0,00
0,21
Saldo laba


Telah ditentukan penggunaannya
0.15
0,18
Belum ditentukan penggunaannya
13.30
16,64
Modal saham yang diperoleh kembali
0,00
-2,49
Jumlah Ekuitas Bersih
21,46
24,20
JUMLAH KEWAJIBAN DAN  EKUITAS
100,00
100,00


PT INDOFOOD SUKSES MAKMUR Tbk
DAN ANAK PERUSAHAAN
LAPORAN LABA RUGI COMMON SIZE
Tahun Yang Berakhir Pada Tanggal-tanggal
31 Desember 2008, 2007
(Disajikan dalam Persen)


2008
2007
Penjualan Bersih
100,00
100,00
Beban Pokok Penjualan
76,86
76,21
Laba Kotor
23,13
23,78
Beban Usaha


Penjualan
  7,06
8,39
Umum dan administrasi
4,87
5,05
Jumlah Beban Usaha
11,94
13,45
Laba Usaha
11,18
10,32
Penghasilan/(Beban) Lain-Lain


Penghasilan bunga
0,43
0,56
Beban bunga dan pendanaan  lainnya
-2,98
-2,55
Laba/(rugi) kurs - bersih
-1,83
0,04
Lain-lain - bersih
-0,10
-1,06
Beban Lain-lain - Bersih
-4,48
-2,99
Laba Sebelum Manfaat (Beban) Pajak Penghasilan
6,70
7,32
Manfaat/(Beban) Pajak Penghasilan


Tahun berjalan
-3,04
-3,15
Tangguhan
0,97
0,67
Beban Pajak Penghasilan - Bersih
-2,06
-2,48
Laba Sebelum Hak Minoritas
Atas Laba Bersih Anak Perusahaan dan Penyesuaian Proforma
4,63
4,85
Hak Minoritas Atas
Laba Bersih Anak Perusahaan - Bersih
-2,01
-0,14
Penyesuaian Proforma
0,05
0,06
Laba Bersih
2,66
3,52

ANALISIS LAPORAN KEUANGAN KOMPARATIF

PT INDOFOOD SUKSES MAKMUR Tbk
DAN ANAK PERUSAHAAN
NERACA KOMPARATIF
31 Desember 2008 dan 2007
(Disajikan Dalam Jutaan Rupiah)

AKTIVA
2008
2007
Perubahan
Dalam%
Dalam rupiah
Aktiva Lancar




Kas dan setara kas
4.271.208
4.538.051
-5,88
(266.843)
Investasi jangka pendek
623.134
227.337
174,10
395.797
Piutang Usaha bersih




Pihak ke tiga
2.087.348
2.022.069
3,23
65.279
Pihak yang mempunyai hubungan istimewa
172.734
114.332
51,08
58.402
Bukan Usaha




Pihak ke tiga
404.927
146.983
175,49
257.944
Pihak yang mempunyai hubungan istimewa
95.962
84.447
13,63
11.515
Persediaan Bersih
6.061.219
4.172.388
45,26
1.888.831
Uang muka dan jaminan
266.126
239.116
11,29
27.010
Pajak dibayar di muka
461.862
160.660
187,47
301.202
Beban tanaman ditangguhkan
61.672
27.037
128,10
34.635
Biaya dibayar di muka dan aktiva lancar lainnya
92.230
76.709
20,23
15.521
Jumlah aktiva lancar
14.598.422
11.809.129
23,61
2.789.293





Aktiva Tidak Lancar




Tagihan pajak penghasilan
81.594
49.545
64,68
32.049
Piutang plasma - bersih
401.172
236.120
69,90
165.052
Aktiva pajak tangguhan - bersih
229.515
167.299
37,18
62.216
Penyertaan jangka panjang dan uang muka untuk pembelian investasi
164.864
20.219
715,39
144645
Tanaman perkebunan




Tanaman menghasilkan – setelah dikurangi akumulasi amortisasi
3.618.678
3.305.778
9,46
312.900
Tanaman belum menghasilkan
1.593.691
1.499.069
6,31
94.622
Aset tetap - setelah dikurangi akumulasi penyusutan
9.586.545
8.166.816
17,38
1.419.729
Beban ditangguhkan - bersih
564.156
477.336
18,18
86.820
Goodwill - bersih
4.484.479
3.074.823
45,84
1.409.656
Aktiva tidak berwujud - bersih
2.598.148
0

2.598.148
Aktiva tidak lancar lainnya
1.673.000
900.761
85,73
772.239
Jumlah Aktiva Tidak Lancar
24.995.842
17.897.766
39,65
7.098.076
Jumlah Aktiva
39.594.264
29.706.895
33,28
9.887.369
KEWAJIBAN DAN EKUITAS
2008
2007
Perubahan

Dalam%
Dalam Rp

Kewajiban Lancar





Hutang bank jangka pendek dan cerukan
7.634.711
5.734.104
33,14
1.900.607

Hutang “trust receipts
2.153.921
1.205.892
78,61
948.029

Hutang  Usaha





Pihak ketiga
2.449.368
1.764.253
38,83
685.115

Pihak yang mempunyai hubungan istimewa
65.321
71.013
-8,01
-5.692

Bukan usaha





Pihak ketiga
458.818
505.075
-9,15
-46.257

Pihak yang mempunyai hubungan istimewa
208.559
124.291
67,79
84.268

Beban masih harus dibayar
1.103.395
1.190.093
-7,28
-86.698

Hutang pajak
598.091
496.279
20,51
101.812

Pinjaman jangka panjang yang  jatuh tempo dalam waktu  satu tahun





Hutang obligasi - bersih
975.309
1.224.464
-20,34
-249.155

Hutang bank
606.610
567.509
6.88
39.101

Hutang sewa
8.058
5.704
41,26
2.354

Jumlah Kewajiban Lancar
16.262.161
12.888.677
26,17
3.373.484







Kewajiban Tidak Lancar





Pinjaman jangka panjang - setelah  dikurangi bagian yang jatuh  tempo dalam waktu satu tahun





Hutang bank
5.204.922
688.719
655,73
4.516.203

Hutang obligasi - bersih
1.989.588
2.960.430
-32,79
-970.842

Hutang sewa
6.088
6.549
-7,03
-461

Jumlah pinjaman jangka panjang
7.200.598
3.655.698
96,96
3.544.900

Kewajiban pajak tangguhan - bersih
1.888.123
1.517.928
24,38
370.195

Estimasi kewajiban imbalan kerja
980.543
729.081
34,49
251.462

Kewajiban tidak lancar lainnya
100.944
0
-
100.944

Jumlah Kewajiban Tidak Lancar
10.170.208
5.902.707
72,29
4267.501

Goodwill - bersih
2.955
3.134
-5,71
-179

Hak minoritas atas aktiva bersih anak perusahaan


4.660.191
3.721.828
25,21
938.363









EKUITAS
2008
2007
Perubahan

    Persen% DalamRp

Modal saham - nilai nominal Rp100 per saham





Modal dasar - 30.000.000.000 saham
Modal ditempatkan dan disetor penuh
878.043
944.419
-7,02
-66.376

Agio saham
1.497.733
1.182.046
26,70
315.687

Selisih nilai transaksi restrukturisasi antara entitas sepengendali
(1.160.859)
(1.051.958)
10,35
-108.901

Laba yang belum terealisasi atas investasi efek - bersih
185.315
154.167
20,20
31.148

Selisih perubahan ekuitas anak Perusahaan
1.572.446
1.611.683
-2,43
-39.237

Selisih kurs atas penjabaran laporan keuangan
197.684
28.057
604,58
169.627

Modal proforma
0
63.953
-100,00
-63.953

Saldo laba





Telah ditentukan penggunaannya
60.000
55.000
9.09
5.000

Belum ditentukan penggunaannya
5.268.387
4.944.251
6,55
324.136

Modal saham yang diperoleh kembali
0
(741.069)
-100,00
741.069

Jumlah Ekuitas Bersih
8.498.749
7.190.549
18,19
1.308.200

JUMLAH KEWAJIBAN DAN  EKUITAS
39.594.264
29.706.895
33,28
9.887.369












PT INDOFOOD SUKSES MAKMUR Tbk
DAN ANAK PERUSAHAAN
LAPORAN LABA RUGI KOMPARATIF
Tahun Yang Berakhir Pada Tanggal-tanggal
31 Desember 2008, 2007
(Disajikan Dalam Jutaan Rupiah)



2008
2007
Perubahan
Dalam%
Dalam Rp
Penjualan Bersih
38.799.279
27.858.304
39,27
10.940.975
Beban Pokok Penjualan
29.822.362
21.232.761
40,45
8.589.601
Laba Kotor
8.976.917
6.625.543
35,48
2.351.374
Beban Usaha




Penjualan
2.742.292
2.339.821
17,20
402.471
Umum Dan Administrasi
1.893.149
1.409.282
34,33
483.867
Jumlah Beban Usaha
4.635.441
3.749.103
23,64
886.338
Laba Usaha
4.341.476
2.876.440
50,93
1.465.036
Penghasilan/(Beban) Lain-Lain




Penghasilan bunga
168.516
158.347
6,42
10.169
Beban bunga dan pendanaan  lainnya
(1.157.562)
(710.615)
62,89
446.947
Laba/(rugi) kurs - bersih
(713.131)
13.411
-5417,50
(726.542)
Lain-lain - bersih
(39.476)
(296.174)
-86,67
(256.698)
Beban Lain-lain - Bersih
(1.741.653)
(835.031)
108,57
906.622
Laba Sebelum Manfaat (Beban) Pajak Penghasilan
2.599.823
2.041.409
27,35
558.414
Manfaat/(Beban) Pajak Penghasilan




    Tahun berjalan
(1.181.312)
(878.006)
34,54
303.306
    Tangguhan
379.759
187.314
102,73
192.445
    Beban Pajak Penghasilan -  
    Bersih
(801.553)
(690.692)
16,05
110.861
Laba Sebelum Hak Minoritas
Atas Laba Bersih Anak Perusahaan Dan Penyesuaian Proforma
1.798.270
1.350.717
33,13
447.553
Hak Minoritas Atas  Laba Bersih Anak Perusahaan - Bersih
(782.597)
(387.270)
102,08
395.327
Penyesuaian Proforma
18.716
16.910
10,68
1.806
Laba Bersih
1.034.389
980.357
5,51
54.0

PT INDOFOOD SUKSES MAKMUR Tbk
DAN ANAK PERUSAHAAN
ANALISIS RASIO
Tahun 2007 dan 2008




No
Jenis Rasio
Tahun 2007
Tahun 2008
Perhitungan
Hasil
Perhitungan
Hasil
1
Rasio Lancar
11.809.129
0,92
14.598.422
0,89
12.888.677
16.262.161
2
Rasio Cepat
6.901.789
0,54
7.154.424
0,44
12.888.677
16.262.161
3
Periode penagihan
piutang
1.792.286,5
23,16 hari
2.198.241,5
20,39hari
27.858.304/360
38.799.279/360

4
Jumlah hari untuk
menjual persediaan
3.576.708,5
60,64 hari
5.116.803,5
61,77 hari
21.232.761/360
29.822.362/360

5
Total Utang terhadap
Ekuitas
18.791.384
2,61
26.432.369
3,11
7.190.549
8.498.749

6
Utang jangka panjang
terhadap ekuitas
5.902.707
0,82
10.170.208
1,19
7.190.549
8.498.749
7
Kelipatan Bunga
dihasilkan
2.876.440
4,05
4.341.476
3,75
710.615
1.157.562

8
Tingkat Pengembalian
atas Aktiva
980.357
0,043
1.034.389
0,029
23.035.744
34.650.580

No
Jenis Rasio
Tahun 2007
Tahun 2008
Perhitungan
Hasil
Perhitungan
Hasil




9
Margin Laba Kotor
6.625.543
0,24
8.976.917
0,23
27.858.304
38.799.279
10
Margin Laba Operasi
2.876.440
0,10
4.341.476
0,11
27.858.304
38.799.279
11
Margin laba sebelum
pajak
2.041.409
0,073
2.599.823
0,067
27.858.304
38.799.279
12
Margin Laba Bersih
980.357
0,035
1.034.389
0,027
27.858.304
38.799.279
13
Perputaran Kas
27.858.304
8,79
38.799.279
8,81
3.168.426
4.404.629,5
14
Perputaran piutang usaha
27.858.304
15,54
38.799.279
17,65
1.792.286,5
2.198.241,5
15
Penjualan terhadap persediaan
27.858.304
7,79
38.799.279
7,58
3.576.708,5
5.116.803,5
16
Perputaran Modal Kerja
27.858.304
Tidak ada
38.799.279
Tidak ada
(535)
(1.371.643,5)
17
Perputaran Aktiva Tetap
27.858.304
2,08
38.799.279
1,81
13.384.937,5
21.446.804
18
Perputaran Total Aktiva
27.858.304
1,21
38.799.279
1,12
23.035.744
34.650.580
19
Rasio Harga terhadap Laba
2.575
22,39
2.325
19,38
115
120
20
Imbal Hasil Laba
115
0,045
120
0,052
2.575
2.325
21
Harga Terhadap nilai buku
2.575
25,75
2.325
23,25
100
100
22
Return On Equity
980.357
0,16
1.034.389
0,13
6.115.817,5
7.844.649
23
Rasio Total Utang
18.791.384
0,63
26.432.369
0,67
29.706.895
39.594.264

ANALISIS ARUS KAS

(Data dalam jutaan)

2007
2008
Arus kas dari aktivitas operasi
2.613.759
2.684.806
Arus Kas dari aktivitas investasi
(6.454.753)
(7.575.214)
Arus kas dari aktivitas pendanaan
6.103.714
4.600.553
Kenaikan (penurunan) bersih kas dan setara kas
2.262.720
(289.855)


Pembangunan Ekonomi Pertanian



BAB I
PENDAHULUAN
A.T Mosher (1968;19) mengartikan, pertanian adalah sejenis proses produksi khas yang didasarkan atas proses pertumbuhan tanaman dan hewan. Kegiatan-kegiatan produksi didalam setiap usaha tani merupakan suatu bagian usaha, dimana biaya dan penerimaan adalah penting. Tumbuhan merupakan pabrik pertanian yang primer. Ia mengambil gas karbondioksida dari udara melalui daunnya. Diambilnya air dan hara kimia dari dalam tanah melalui akarnya. Dari bahan-bahan ini, dengan menggunakan sinar matahari, ia membuat biji, buah, serat dan minyak yang dapat digunakan oleh manusia. Pertumbuhan tumbuhan dan hewan liar berlangsung di alam tanpa campur tangan manusia. Beribu-ribu macam tumbuhan di berbagai bagian dunia telah mengalami evolusi sepanjang masa sebagai reaksi terhadap adanya perbedaan dalam penyinaran matahari, suhu, jumlah air atau kelembaban yang tersedia serta sifat tanah. Tiap jenis tumbuhan menghendaki syarat-syarat tersendiri terutama tumbuhnya pada musim tertentu. Tumbuhan yang tumbuh di suatu daerah menentukan jenis-jenis hewan apakah yang hidup di daerah tersebut, karena beberapa di antara hewan itu memakan tumbuhan yang terdapat di daerah tersebut, sedangkan lainnya memakan hewan lain.
Pertanian terbagi ke dalam pertanian dalam arti luas dan pertanian dalam arti sempit (Mubyarto, 1989;16-17). Pertanian dalam arti luas mencakup :
1.      Pertanian rakyat atau disebut sebagai pertanian dalam arti sempit.
2.      Perkebunan (termasuk didalamnya perkebunan rakyat atau perkebunan besar).
3.      Kehutanan.
4.      Peternakan.
5.      Perikanan (dalam perikanan dikenal pembagian lebih lanjut yaitu perikanan darat dan perikanan laut).


BAB II
PEMBANGUNAN EKONOMI PERTANIAN
A.    Ilmu Ekonomi Pertanian
Ilmu ekonomi pertanian merupakan cabang ilmu yang masih sangat muda. Kalau ilmu ekonomi modern dianggap lahir dengan penerbitan buku Adam Smith yang berjudul Wealth of Nations pada tahun 1776 di Inggris, maka ilmu ekonomi pertanian baru dilahirkan pada awal abad ke-20 atau akhir abad ke-19 dengan terjadinya depresi pertanian pada tahun 1890.
Ilmu ekonomi pertanian di Indonesia berkembang dari dua segi pandangan (Mubyarto, 1989;2-3) adalah sebagai berikut :
1.      Merupakan salah satu bagian atau cabang dari ilmu pertanian, yaitu bagian atau aspek-aspek sosial ekonomi dari persoalan-persoalan yang dipelajari oleh ilmu pertanian. Bagian ini berkembang menjadi dua bagian, terdiri dari :
(a)    Ilmu ekonomi pertanian, dengan cabang-cabangnya tataniaga, ekonomi produksi pertanian dan lain-lain.
(b)   Ilmu sosiologi pedesaan.
2.      Bagi para mahasiswa Fakultas Ekonomi, ilmu ekonomi pertanian tidak lain daripada ilmu ekonomi, yaitu ilmu ekonomi yang diterapkan pada bidang pertanian.
Dengan dasar-dasar teori ekonomi mikro dan teori ekonomi makro, tata buku, statistik dan lain-lain, maka para mahasiswa mempelajari penerapan segala teori ekonomi dan perusahaan ini pada persoalan-persoalan pertanian, hubungan-hubungan ekonominya satu sama lain dan implikasinya bagi perekonomian nasional.
Berdasarkan perkembangan dan manfaat penerapannya, maka ilmu ekonomi pertanian di Indonesia dikembangkan dengan mengambil manfaat dari kedua aspek pandangan di atas. Ilmu ekonomi pertanian akan berkembang dan perlu dikembangkan sebagai suatu cabang ilmu kemasyarakatan yang penting yang akan merupakan suatu alat analisa ilmiah untuk membahas dan mendalami berbagai persoalan yang timbul dalam bidang pertanian, pembangunan pertanian dan pembangunan ekonomi di Indonesia pada umumnya.
Ilmu ekonomi pertanian termasuk dalam kelompok ilmu-ilmu kemasyarakatan (social science), yaitu ilmu yang mempelajari perilaku dan upaya serta hubungan antar manusia. Perilaku yang dipelajari bukanlah hanya mengenai perilaku manusia secara sempit, misalnya perilaku petani dalam kehidupan pertaniannya, tetapi mencakup persoalan ekonomi lainnya yang langsung maupun tidak langsung berhubungan dengan produksi, pemasaran dan konsumsi petani atau kelompok-kelompok petani.Jadi ilmu ekonomi pertanian dapat didefinisikan sebagai bagian dari ilmu ekonomi umum yang mempelajari fenomena-fenomena dan persoalan-persoalan yang berhubungan dengan pertanian, baik mikro maupun makro (Mubyarto, 1989;4).
A.    Faktor-Faktor Produksi Pertanian
Pengertian produksi secara teknis (Ir. AG Kartasapoetra, 1987;17) adalah proses pendayagunaan sumber-sumber yang telah tersedia, dengan mana diharapkan terwujudnya hasil yang lebih dari segala pengorbanan yang telah diberikan (pengertian sempit). Sedangkan secara ekonomi adalah proses pendayagunaan segala sumber yang telah tersedia untuk mewujudkan hasil yang terjamin kualitas dan kuantitasnya, terkelola dengan baik sehingga merupakan komoditi yang dapat diperdagangkan.
Yang termasuk dalam faktor-faktor produksi pertanian adalah : tanah, tenaga kerja, modal, pengelolaan (management) (Yovita Hetty Indriani, 1992;62).
1.      Tanah Pertanian
Faktor yang tidak kalah pentingnya dalam pertanian adalah tanah. Tanah sebagai modal dasar pembangunan memerlukan optimasi dalam pemanfaatannya dengan melihat kesesuaian lahan antara aspek fisik dasar yang ada dengan kegiatan yang dapat dikembangkan yaitu pertanian. Hal ini dikarenakan lahan merupakan salah satu syarat untuk dapat berlangsungnya proses produksi di bidang pertanian.
Definisi tanah yang sederhana yaitu sebagai suatu benda tempat tumbuhnya tanaman. Sedangkan pengertian tanah yang lebih luas adalah suatu benda alami yang terdapat di permukaan kulit bumi, yang tersusun dari bahan-bahan mineral sebagai hasil pelapukan batuan dan bahan organik sebagai hasil pelapukan tumbuhan dan hewan, yang merupakan medium pertumbuhan tanaman dengan sifat-sifat tertentu yang terjadi akibat gabungan dari faktor-faktor iklim, bahan induk, jasad hidup, bentuk wilayah dan lamanya waktu pembentukan (Dr. Ir. E. Saifuddin Sarief, 1985; 6-7).
2.      Tenaga Kerja Sektor Pertanian
Yang termasuk dalam tenaga kerja sektor pertanian adalah tenaga kerja manusia, tenaga kerja ternak dan tenaga kerja manusia (Fadholi Hernanto, 1989;64). Tenaga kerja manusia tediri tenaga kerja pria, wanita dan anak-anak. Tenaga kerja hewan digunakan untuk pengolahan tanah dan angkutan. Sedangkan tenaga kerja mekanik digunakan untuk pengolahan tanah, pemupukan, pengobatan, penanaman serta panen. Tenaga kerja mekanik bersifat substitusi sebagai pengganti tenaga kerja manusia atau tenaga kerja ternak. Banyak dari penduduk Indonesia merupakan tenaga kerja pada sektor pertanian. Oleh karena itu petani sebagai sumber daya manusia, memegang peranan inti di dalam pembangunan pertanian. Peranan petani adalah memelihara tanaman dan hewan guna mendapatkan hasil-hasilnya yang bermanfaat serta mempelajari dan menerapkan metode baru yang diperlukan agar usaha taninya lebih produktif (A.T. Mosher, 1968;34).
3.      Modal
Modal merupakan unsur pokok usaha tani yang sangat penting. Dalam pengertian ekonomi, modal adalah barang atau uang yang bersama-sama dengan faktor produksi lain dan tenaga kerja serta pengelolaan menghasilkan barang-barang baru, yaitu produksi pertanian. Pada usaha tani yang dimaksud dengan modal (Fadholi Hernanto, 1989;80) adalah :
a.       Tanah
b.      Bangunan-bangunan (gudang, kandang, lantai jemur, pabrik, dll)
c.       Alat-alat pertanian (traktor, luku, garu, sprayer, cangkul, parang, dll)
d.      Tanaman, ternak dan ikan di kolam
e.       Bahan-bahan pertanian (pupuk, bibit dan obat-obatan)
f.       Piutang di Bank
g.      Uang tunai
4.      Pengelolaan (Management)
Pengelolaan usaha tani adalah kemampuan petani menentukan, mengorganisir dan mengkoordinasikan faktor-faktor produksi yang dikuasainya sebaik-baiknya dan mampu memberikan produksi pertanian sebagaimana yang diharapkan. Ukuran dari keberhasilan pengelolaan itu adalah produktivitas dari setiap sektor maupun produktivitas dari usahanya. Dengan demikian pengenalan secara utuh faktor yang dimiliki dan faktor-faktor yang dapat dikuasai akan sangat menentukan keberhasilan pengelolaan.
Usaha tani di Indonesia umumnya dikelola oleh petani sendiri. Ia sebagai pengelola, ia sebagai tenaga kerja dan dia pula sebagai salah satu dari konsumen produksi usahataninya.
DAFTAR PUSTAKA

http://massofa.wordpress.com/2008/03/20/teori-produksi-pada-pertanian/

Jumat, 03 Mei 2013

Tentang Tamu Bernama “Perasaan”

Andai saja aku bisa menyampaikan perasaan dengan kata yang jelas, tegas, dan indah......

Sayangnya aku tidak pernah bisa....

Kamu, tiba-tiba datang dengan cara yang biasa, tanpa diduga.., Dan kamu tau? Perasaan ini juga datang dengan cara yang sama..

Datang benar-benar tanpa diduga, dengan cara yang begitu biasa dan sederhana...

Dia datang, berdiri di depan pintu hati, kemudian pelan mengetuknya, dan….

Sebenarnya jika aku tidak membukakan pintu, pasti perasaan itu juga tidak akan seleluasa ini masuk dan mengobrak-abrik semua relung, tidak akan sebebas ini memasang semua namamu ditiap sudut ruang, tidak seenaknya melukis wajahmu di tiap dindingnya.....

Aku sendiri yang mempersilahkannya masuk, aku sendiri yang membiarkannya membingkai semua hati dengan segala sesuatunya tentang dirimu....

Dan kini, setelah seluruh relung sempurna terisi oleh kamu, setelah semua terlanjur terasa dan tersimpan, kini aku yang kebingungan...

Bingung akan kuapakan ruang hati ini, bingung bagaimana caranya membuat kamu tau bahwa ada tamu yang bernama perasaan, yang beberapa bulan lalu datang, mengketuk-ketuk, kemudian membawa masuk namamu yang kini sempurna mengisi hati...

Bingung bagaimana membuatmu juga mau datang ke hatiku, menerimanya, dan membiarkanku tau bahwa kamu juga tengah mengalami hal yang sama...

Sama-sama menerima tamu yang bernama perasaan, yang mengetuk hatimu, dan kamu juga membiarkannya masuk membawa dan menuliskan namaku di tiap dinding hatimu.....

Sekali lagi, andai saja aku bisa menyampaikan perasaan dengan kata yang jelas, tegas, dan indah... Sayangnya aku tidak pernah bisa....

Bagaimanalah aku bisa menyampaikannya, jika kamu saja tidak memberikan pertanda bahwa tamu bernama perasaan itu juga menghampiri dan mengetuk seluruh pintu hatimu dengan namaku.....

Duhai kamu yang berada di sana.., Aku tidak pernah menginginkan apa-apa... Aku juga tidak pernah menginginkan tamu bernama perasaan ini datang...

Aku yakin Allah yang memintanya datang... Untuk apa? Tentu aku juga tidak tau... Pasti ada rencana baik... Bukankah Allah selalu baik, dan Maha Baik......

Kuputuskan, biar Allah sendiri yang menyampaikan perasaan ini padamu...

Dengan caraNya sendiri...

Bukankah tamu bernama perasaan ini datang atas izin-Nya? Maka pasti akan ada cara indah untuk sampai padamu... Cara yang aku dan kamu tidak pernah menduganya..... ?

Semoga cepat tersampaikan.., Dan kamu yang di sana mendengarnya dan menyambutnya dengan suka cita.... Bahwa tamumu dan tamuku ternyata membawa kabar yang sama-sama membahagiakannya......

InsyaAllah (^.^*)

Ciri Laki-laki Shaleh

Banyak sekali diantara lelaki dalam hidupnya yang menginginkan mendapatkan seorang wanita yang shalehah, wanita yang akan menjadi pendamping hidupnya. Dengan mendapatkan wanita yang shalehah mereka berharap akan mendapatkan kehidupan yang senantiasa bahagia baik di dunia dan di akhirat kelak. Konon kabarnya wanita shalehah jika seandainya nanti kedua-duanya masuk surga akan menjadi salah satu bidadarinya. InsyaAllah...

Tetapi yang jadi pertanyaannya adalah, sejauh mana lelaki tersebut bisa mengoptimalkan keshalehan dirinya sendiri tanpa menuntut orang lain yang notabene orang yang akan menjadi pasangannya untuk menjadi seorang wanita yang shalehah? sementara dirinya jauh dari keshalehan. Orang yang berakal tentunya dia akan berusaha untuk menjadikan dirinya sebagai lelaki yang shaleh terlebih dahulu sebelum ia mencari pasangan yang shaleh pula. Agar dalam pencariannya tidak mendapatkan kesulitan.

Nah, seperti apa sih ciri daripada laki-laki shaleh itu?
Rasanya tidak adil bila kita sering mendapatkan pencerahan dan pembahasan di majlies-majlis ilmu tentang wanita shaleha sedangkan pembahasan meengenai laki-laki shaleh sering diabaikan samasekali.
Oke, langsung saja, Sahabat. Laki-laki shaleh itu adalah pada intinya ia selalu dekat dengan kebaikan dan selalu mencintai kebaikan, ia senang dengan orang-orang yang berbuat baik dan selalu menyempatkan dirinya berkumpul dengan orang-orang yang berbuat baik. Dan inti yang kedua adalah lelaki shaleh itu juga sangat membenci yang namanya keburukan atau lebih jelasnya disebut perbuatan maksiat. Perbuatan yang dapat mendatangkan kecelakaan bagi dirinya baik di dunia ini maupun di akhirat nanti. Kemudian penjabarannya seperti apa? inilah ciri laki-laki shaleh secara detainya:

1. Ia senantiasa taat dan tunduk kepada Allah SWT dan Rasullulah SAW.
2. Sabar dalam menghadapi ujian dan cobaan dari Allah SWT
3. Ikhlas dalam beramal.
4. Selalu berinfaq dalam keadaan lapang maupun sempit
5. Jihad Fisabilillah adalah tujuan hidupnya.
6. Mati syahid adalah cita cita hidup yang tertinggi.
7. Sangat takut kepada ancamannya Ancaman Allah SWT
8. Kampung akhirat mejadi tujuan utama hidupnya.
9. Selalu memohon ampun atas segala dosa-dosanya.
10. Sholat malam menjadi kebiasaannya.
11 Zuhud dengan dunia tetapi tidak meninggalkannya.
12. Menerapkan nilai kasih sayang sesama mukmin dan ukhwah diantara mereka.
13. Sangat kuat Amar ma’aruf dan Nahi munkarnya.
14. Tawakal dan tidak mengeluh kecuali kepada Allah SWT
15. Pemaaf dan lapang dada dalam menghadapi kebodohan manusia, senantiasa saling koreksi sesama ikhwan dan tawadhu penuh kepada Allah swt
16. Sangat kuat memegang amanah, janji dan kerahasiaan.
17. Memiliki Kasih Sayang yang tinggi dan Perhatian yang penuh bagi keluarganya
18. Setia dan bertanggung jawab kepada keluarganya

Bagaimana sahabat semua, apakah kalian termasuk diantaranya?
Atau kalian memiliki kriteria lain tentang lelaki shaleh ini?

Bila Dia Bukan Untukku

Ya Allah,
Bila dia bukan untuk ku,
Bila dia bukan jodohku,
Maka berilah ganti yang lebih baik buatnya.
Dan bantulah aku untuk memperbaiki diriku.

Ya Allah,
Bila ini bukan masanya,
Bila ini belum saatnya,
Jarakkan kami.
Pisahkan kami.
Agar kami jauh dari dosa dan perkara sia-sia.
Agar kami tak mengundang murkaMU.
Agar kami dapat lebih menjaga hati.
Dan
Bila doaku didengari,
Bila permintaanku KAU kabulkan,
Bila masa membina jarak yang memisahkan,
Bila waktu membina tembok yang merenggangkan,
Bila kami semakin jauh,
Ingatkan aku tentang doaku yang lalu.

Ya Allah,
Bila itu terjadi,
Yakinkan aku,
Bahawa doaku didengari,
Bahawa KAU sedang merencanakan yang terbaik buat aku,
hambamu.

Bantulah aku menjalani hari,
Bantulah aku menerima ketentuan dengan ketabahan.
Agar terhapus semua kesedihan dan kekecewaan.
Agar dapat ku pujuk hati ;
“kerana ALLAH lebih tahu…”

Aamiin

-----

Rabu, 01 Mei 2013

(maaf) Teman


aku terlalu senang bersama denganmu, bercerita, bercanda dan hampir setiap hari kita habiskan bersama untuk sesuatu yang sebenarnya tak jelas. meskipun kadang aku melihat wajah kesal dan bosanmu, tapi asalkan ditemani olehmu saja aku bahagia.
ups maaf...aku tau kita hanya teman. banyak sekali hal yang aku pungkiri. banyak sekali yang aku sembunyikan. maaf ya teman. aku tau kita tak akan mungkin lebih dari teman, dan akupun tak mengharapkan itu.
kamu selalu ada untukku saja itu sudah cukup.
terimakasih.,
aku memang takut, aku akan kehilanganmu saat kamu dapatkan pendamping hidupmu.
tapi itu adalah sebuah pilihan, dan aku akan menjauh darimu.
bukan aku tak mau lagi jadi temanmu, tapi aku akan merasa sakit sekali terus bersama ragamu namun hatimu tak disini, sedangkan aku selalu sepenuhnya ada.
mungkin hanya beberapa saat saja aku akan menjauh, setelah itu aku akan kembali menjadi pendengar setiamu.
jangan berubah...namun jika itu adalah hal yang tak bisa dihindarkan lagi aku kan coba untuk ikhlas.
ikhlas...
kata yang sulit untuk diucapkan karena ikhlas tak seharusnya diucapkan.
meng'ikhlas'kan adalah sesuatu yang cukup sulit aku lakukan, apalagi mengikhlaskan seseorang yang telah lama membuatku tidak pernah merasakan sendiri lagi.
tapi santai saja. aku pasti bisa. aku bisa mengikhlaskanmu untuk bahagia. aku yakin itu.

maafkan aku teman..
"aku tidak akan memiliki perasaan apapun, meski kita terus bersama. tenang saja perasaan ku bisa diatur"
itu adalah perkataan bodoh yang akan aku katakan.




Dalam diamku


Diamku bukan karena aku tak menghiraukanmu...tapi lebih karena aku berusaha melepas bayangmu dalam hatiku...

Diamku bukan karena aku sudah melupakanmu... karena asal kamu tahu, dalam doaku tak pernah berhenti mengucapkan namamu...

Diamku bukan karena aku sudah bisa menghapus bayangmu...tapi karena aku tau, yang kuinginkan hanya kamu

Diamku bukan karena aku marah padamu...tapi tanpa aku bilang kau tau doa ini selalu buatmu

Diamku bukan karena aku menyakitimu... Tapi hanya dalam diamku, kamu benar2 mencintaiku...

Diamku bukan karena aku menghapus kenanganmu... Tapi dalam diamku, kamu masih terasa menyentuhku, walau hanya dalam anganku...

Diamku bukan karena aku tak merindukanmu...tapi karena setiap detik aku selalu merasa melihatmu dalam cintaku...

Diamku bukan karena aku tak ingin menyapamu... Tapi karena draft buatmu sangat banyak dan tak pernah satupun kukirimkan...

Diamku bukan karena aku tak menyukaimu lagi...tapi asal kau tau, hati ini masih sangat berdebar menyebut namamu dan melihat fotomu...

Diamku bukan karena aku membencimu... Tapi karena aku tak ingin kamu mengusik hatiku yang selalu menyayangimu....

Diamku bukan karena aku tak menangis lagi karenamu... Tapi karena tanpa disadari air mataku selalu mengalir merindukanmu...

Diamku bukan karena aku tak memperhatikanmu..tapi karena aku sangat mencintaimu... dan hanya dalam diamku, kamu menjadi milikku seutuhnya...

Iya hanya dalam diamku... Kita bersama...lagi...